Pages

Showing posts with label daun herbal. Show all posts
Showing posts with label daun herbal. Show all posts

Saturday, 20 October 2012

Daun Sirsak Untuk Kista

Daun Sirsak Untuk Kista

Daun Sirsak Untuk Kista,- Daun sirsak, lagi-lagi daun sirsak.Tapi itulah yang terjadi saat ini. Banyak orang yang memilih melakukan pengobatan dengan menggunakan bahan herbal dan salah satunya adalah dengan daun sirsak. Ini seperti informasi yang sedang Anda cari, yakni daun sirsak untuk kista. Mungkin Anda telah mengetahui bagaimana daun sirsak bermanfaat untuk mengobati penyakit kista. Kami disini akan memberikan informasi terkait manfaat dan khasiat daun sirsak untuk kista dan produk kesehatan dari daun sirsak. Anda penasaran? Langsung saja inilah khasiat daun sirsak untuk kista.

Penyakit Kista Dan Khasiat Daun Sirsak Untuk Kista

Daun sirsak untuk kista, sebelum membahas hal itu, terlebih dahulu kita kaji lebih jauh mengenai penyakit kista. Perlu diketahui penyakit apapun itu sangatlah berbahaya apalagi ketika penyakit kista tersebut dibiarkan begitu saja tanpa dilakukan pengobatan. Nah, untuk bisa melakukan pengobatan dengan cepat dan tepat, perlu dikenali betul apa itu penyakit kista. Jadi apa itu kista? Inilah yang dikatakan wikipedia menganai penyakit kista.
daun sirsak untuk kistaKista adalah tumor jinak di yang paling sering ditemui. Bentuknya kistik, berisi cairan kental, dan ada pula yang berbentuk anggur. Kista juga ada yang berisi udara, cairan, nanah, ataupun bahan-bahan lainnya.
Kista termasuk tumor jinak yang terbungkus selaput semacam jaringan. Kumpulan sel-sel tumor itu terpisah dengan jaringan normal di sekitarnya dan tidak dapat menyebar ke bagian tubuh lain. Itulah sebabnya tumor jinak relatif mudah diangkat dengan jalan pembedahan, dan tidak membahayakan kesehatan penderitanya.
Berdasarkan tingkat keganasannya, kista terbagi dua, yaitu non-neoplastik dan neoplastik. Kista non-neoplastik sifatnya jinak dan biasanya akan mengempis sendiri setelah 2 hingga 3 bulan. Sementara kista neoplastik umumnya harus dioperasi, namun hal itu pun tergantung pada ukuran dan sifatnya.
Selain pada ovarium kista juga dapat tumbuh di vagina dan di daerah vulva (bagian luar alat kelamin perempuan). Kista yang tumbuh di daerah vagina, antara lain inklusi, duktus gartner, endometriosis, dan adenosis. Sedangkan kista yang tumbuh di daerah vulva, antara lain pada kelenjar bartholini, kelenjar sebasea serta inklusi epidermal.

Itulah yang dikatakan sebagai kista. Kista berbahaya? Tentu saja, karena itulah melakukan pengobatan dengan herbal sangatlah dianjurkan. Khasiat daun sirsak untuk kista mungkin belum banyak yang tahu seperti khasiat daun sirsak untuk kanker. Namun tentu saja tidak banyak yang berbeda mengingat memang obat herbal memikiki khasiat yang sangat banyak.

Khasiat Daun Sirsak Untuk Kista


daun sirsak untuk kista
Khasiat darun sirsak untuk kista bukanlah hal yang baru. Sudah sejak lama daun sirsak dikenali sebagai obat herbal untuk berbagai penyakit yang bersifat benjolan. Baik itu benjolan yang bersifat kanker maupun tumor. Nah lantas kaitanya dengan kista bagaimana? Seperti yang dikatakan oleh wikipedia, kista adalah tumor jinak, itu artinya kista memang bisa diobati dengan ekstrak daun sirsak. Itu terjadi karena daun sirsak mengandung acetogenins yang memiliki daya kerja 10.000 kali lipat lebih kuat dibandingkan dengan kemoterapi. Dan yang lebih hebatnya lagi, acetogenins ini bekerja secara selektif dengan hanya mematikan sel yang rusak tanpa merusak sel yang masih sehat. Tentu saja ini menjadi salah satu kebaikan khasiat daun sirsak untuk kista. Seperti halnya obat herbal yang lainnya, daun sirsak untuk kista tidak akan menimbulkan efek samping yang akan membahayakan tubuh Anda.
Saat ini ada banyak bentuk pengolahan daun sirsak untuk kista, ada yang berupa cairan, ada yang berupa teh celup, ada juga yang berbentuk kapsul. Mungkin tiap orang punya pilihannya masing-masing. Sekedar untuk menambah pilihan Anda, kami memperkenalkan produk daun sirsak untuk kista yang berbentuk cairan. Tapi berbeda dengan yang lain, produk daun sirsak untuk kista yang bernama ACE MAXS ini berupa jus kesehatan yang dikombinasikan dengan kulit manggis. Tentu Anda pernah mendengar
tentang jus kulit manggis bukan? Tentu Anda tahu bagaimana khasiatnya untuk mengobati berbagai penyakit kanker dan tumor bukan. Bisa dibayangkan bagaimana perpaduan khasiat xanthone dalam kulit manggis dengan daun sirsak untuk kista ini. Dengan konsumsi yang tepat kista lambat laun akan mengecil dan hilang. Untuk lebih jalasnya mengenai produk kesehatan perpaduan jus kulit manggis dan daun sirsak untuk kista

Friday, 19 October 2012

Pegagan / Tapal Kuda


MANFAAT DAUN ANTANAN

PEGAGAN
[Centella Asiatica]
Famili : Umbelliferae atau Apiaceae
Daerah : Rumput kaki kuda, Antanan gede, Panegowang atau kisu-kisu
Tanaman ini disebut tapak kuda karena daunnya mirip tapal kaki kuda. Banyak orang mengenal tanaman asal Asia tropic itu sebagai pegagan. Ada juga yang menyebutnya antanan (Sunda), pacul goang (JaTeng), regedeg (Yogya), gan-ganan (Madura). Di pasar-pasar Jakarta dan sekitarnya ia suka dijual dengan nama daun antanan. Sebab, meski rasanya manis pahit, ia suka dijadikan lalapan. KAKI KUDA (Centella asiatica) | Tanaman termasuk familia Umbelliferae. Tumbuhan ini tumbuh di sekitar pantai sampai dengan ketinggian 2.500 meter di atas permukaan laut.
Untuk pengembangbiakannya tumbuhan ini kaki kuda ini dilakukan dengan cara stek karena lebih cepat tumbuhnya. Di Jawa Barat kadang-kadang tumbuhan daun kaki kuda ditanam sebagai penutup tanah di perkebunan-perkebunan teh.
Centella terdiri dari sekitar 40 spesies dengan ragam yang berbeda-beda di Indonesia, dimana penyebarannya terbatas, kecuali C.asiatica yang penyebarannya sampai Asia Tenggara dan meluas ke berbagai negara sub-tropis. Tanaman ini telah digunakan untuk proses penyembuhan agar lebih baik, perbaikan ingatan, kanker, kekebalan, jamu, penyakit pernafasan, perawatan penyakit pada kulit (seperti psoriasis dan eczema), memperbaiki bekas luka, nyeri haid, menguatkan urat, pembersih darah, tekanan darah tinggi, obat penenang, obat anti-stress, anti-cemas, dan perangsang, peningkat kekebalan, dan penyesuaian tubuh, dan lain-lain.
Kaya senyawa obat berkasiat. Beberapa literature tentang obat tradisional mengungkapkan, tapak kuda mengandung banyak senyawa bermanfaat obat. Diantaranya asam asiatat, asiatikosida, β-karotena, β-karofilena, β-elemena, β-farnesena, β-sitosterol, brahminosida, asam brahmat, iso-tankunisida, asam iso-tankunat, tankunisida, meso-inosito, asam askorbat, niacin, velarine, kalium, natrium, magnesium, dan zat samak.Dengan kandungan senyawa kimia yang dikandungnya, tanaman ini banyak dipakai sebagai bahan obat tradisional. Tidak saja di Indonesia, tapi di berbagai Negara Asia Timur. Bahkan sejak zaman Sansekerta, tanaman ini sudah dipakai sebagai obat penyakit kulit, gangguan system saraf, maupun peredaran darah. Di India ia dipakai sebagai obat antidisentri. Di Malaysia, selain dijual sebagai tonik dan minuma segar, ia juga jadi bahan infuse untuk penyembuhan gangguan liver. Dia juga menjadi obat bronchitis, asma, radang lambung, disentri, gangguan ginjal, dan infeksi saluran kencing. Di Indonesia juga dipakai sebagai peluruh kencing, pembersih darah, disentri, radang usus, sakit perut, batuk, lepra, dan kehilangan nafsu makan.
Tanaman ini juga memiliki efek antiinflamasi, antibiotic, antidemam, antidiuretik, dan keratolitik. Bahkan, kemampuan antibiotic dan antiinflamasinya tergolong tinggi hinga berguna pula sebagai antibakteri. Tak heran jika ia efektif mengatasi peradangan jaringan tubuh. Mulai dari luka, lepra, radang tenggorokan, radang lambung, hingga disentri. Untuk mengobati radang organ dalam tubuh, diminum sari daun tanamanya. Caranya, 1 kg daun segar ditumbuk, ditambah 0,5 liter air matang, diperas, lalu disaring. Perasannya lalu diminum. Karena khasiatnya sebagai obat antiinflamasi pula sehingga ia mulai dilirik sebagai abhan baku salep untuk mengobati luka.
Bagian tanaman yang digunakan : Seluruh tanaman
Cara budidaya : Menggunakan stolon dan akar tunggang (bonggol). Stolon berakar/bertunas dipotong-potong sepanjang 2.5 cm dan tanam langsung. Dalam 14 hari sudah tumbuh.
Penyakit yang dapat disembuhkan dan cara penggunaannya.
1. Infeksi batu saluran kencing/kencing keruh : rebus 30 gr daun segar dgn air beras bilasan.
2. Susah kencing : Lumatkan 30 gr pegagan segar, tempel dipusar.
3. Pembengkakan hati : rebus 240-600 gr pegagan segar dan minum secara rutin
4. Campak : Rebus 60 -120 gr pegagan segar, minum secara rutin.
5. Bisul : pegagan segar 30-60 gr, direbus, diminum, pegagan segar dilumatkan dan ditempel ke bisul
6. Mata merah, bengkak : pegagan, cuci bersih, lumatkan dan saring, airnya diteteskan ke mata 3-4 x sehari
7. Batuk darah, muntah darah, mimisan : Rebus 60-90 gr daun segar dan diminum
8. Batuk kering : segenggaman segar dilumatkan, peras dan ditambah air serta gula batu secukupnya lalu minum
9. Darah Tinggi : Daun 20 lb, direbus dengan 3 gls air menjadi 2.25 gls, minum 3 x 1/4 gelas
10. Wasir : rebus 3-4 pohon pegagan dengan 2 gelas air selama 5 menit lalu diminum.
11. Keracunan gelsemium, elegans, arsenic : rebus 15-30 gr segar lalu minum
12. Demam: Segenggam daun pegagan segar ditumbuk, kemudian ditambah sedikit air dan garam, saring. Diminum pagi-pagi sebelum makan.
13. Lepra : 3/4 genggam pegagan dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air, sampai menjadi 3/4 -nya. Saring, diminum setelah dingin, sehari 3 x 3/4 gelas.
14. Penambah nafsu makan : 1 genggam daun pegagan segar direbus dengan 2 gelas air sampai menjadi 1 gelas. Minum sehari 1 gelas.
15. Teh daun pegagan segar berkhasiat : Pembangkit nafsu makan, menyegarkan badan, menenangkan, menurunkan panas, batuk kering, mengeluarkan cacing di perut, mimisan.
16. Lalaban pegagan berkhasiat segar berkhasiat : Membersihkan darah, terutama pada bisul, tukak berdarah. Memperbanyak empedu, sehingga memperbaiki gangguan pencernaan.
Sifat dan Manfaat Pegagan:
Daunnya merupakan obat yang resmi di berbagai Farmakope. Di Indonesia Pegagan ini lebih dikenal sebagai obat untuk menyembuhkan seriawan mulut atau afthae. Tanaman obat pegagan ini juga bisa dipakai sebagai obat kusta, sebagai anti infeksi, antitoxic, penurun panas dan peluruh air seni. Menurut orang Madagaskar tanaman ini mengandung bahan hablur, ester asiaticosida. Tanaman pegagan ini, dapat dibuat sebagai bahan injeksi dimana bahan aktif ini dapat menghancurkan pertahanan kusta, borok berforasi dan luka pada jari tangan serta luka awal pada mata. Aktivitasnya dimungkinkan oleh larutnya bahan lilin yang menyembunyikan basil kusta sehingga menjadi getas dan akibatnya badan dengan mudah dapat membunuh penyakit bersama obat. Pegagan yang berasal dari India dan Srilangka mengandung bahan serupa, meskipun bukan dari bahan-bahan yang sama. Tanaman asal Srilangka memiliki tiga asam triterpen dan centellosida, tidak sama dengan asam dan ester yang berasal dari Madagaskar. Di Eropa Centella asiatica dijual sebagai salep 1% dan bubuk 2%, yang berguna untuk menyembuhkan luka borok yang menahun.
Pegagan berasa manis, bersifat mendinginkan, memiliki fungsi membersihkan darah, melancarkan peredaran darah, peluruh kencing (diuretika), penurun panas (antipiretika), menghentikan pendarahan (haemostatika), meningkatkan syaraf memori, anti bakteri, tonik, antispasma, antiinflamasi, hipotensif, insektisida, antialergi dan stimulan. Saponin yang ada menghambat produksi jaringan bekas luka yang berlebihan (menghambat terjadinya keloid)
Manfaat pegagan lainnya yaitu meningkatkan sirkulasi darah pada lengan dan kaki; mencegah varises dan salah urat; meningkatkan daya ingat, mental dan stamina tubuh; serta menurunkan gejala stres dan depresi. Pegagan pada penelitian di rsu dr.soetomo surabaya dapat dipakai untuk menurunkan tekanan darah. Penurunan tidak drastis, jadi cocok untuk penderita usia lanjut.
Cara pemakaian Pegagan sebagai obat: 15 - 30 gram pegagan segar, direbus, minum. Atau dilumatkan, peras, minum airnya.
Pegagan untuk pemakaian luar : Dilumatkan, ditempel ke bagian yang sakit. Dipakai untuk: Gigitan, ular, bisul, luka berdarah, TBC kulit.
Kebanyakan pegagan dikonsumsi segar untuk lalapan, tetapi ada yang dikeringkan untuk dijadikan teh, diambil ekstraknya untuk dibuat kapsul atau diolah menjadi krem, salep, obat jerawat, maupun body lotion.
(Klik Link Berikut Untuk Info Menarik Lainnya)

Wednesday, 17 October 2012

Jambu Gresik


Ekstrak Daun Jambu Biji Berpotensi Sembuhkan Demam Berdarah

Demikian hasil penelitian yang dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran dan Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, yang sejak 2003 meneliti ekstrak daun jambu biji untuk pengobatan DBD. Pada tahap awal penelitian dimulai dengan pengujian preklinik. Hasil penelitian dipaparkan oleh Kepala Badan POM Drs Sampurno MBA di Jakarta, Rabu (10/3).
Ide penelitian berasal dari Badan POM dan mereka menunjuk Dr Drs Suprapto Ma’at MS. apoteker dari Patologi FK Unair untuk meneliti daun jambu biji.
Seperti diketahui, DBD merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dengan angka kematian dan kesakitan yang cukup tinggi. Sampai saat ini pengobatan DBD masih bersifat suportif, yaitu mengatasi kehilangan cairan plasma akibat peningkatan permeabilitas pembuluh darah kapiler.
Pada tahap awal dilakukan penelitian preklinik di FK Unair yang menggunakan hewan model mencit dengan pemberian oral ekstrak daun jambu biji terbukti dapat menurunkan permeabilitas pembuluh darah. Pada penelitian tersebut dilaporkan juga bahwa ekstrak daun jambu biji terbukti dapat meningkatkan jumlah sel hemopoetik terutama megakriosit pada preparat dan kultur sumsum tulang mencit. Pada uji keamanan (toksisitas) ekstrak daun jambu biji termasuk zat yang praktis tidak toksik.
Hambat virus dengue
Daun jambu biji memang mengandung berbagai macam komponen. Berkaitan dengan itu telah dilakukan uji invitro ekstrak daun jambu biji di mana ekstrak tersebut terbukti dapat menghambat pertumbuhan virus dengue. Kelak setelah dilakukan penelitian lebih lanjut diharapkan ekstrak daun jambu biji dapat digunakan sebagai obat anti virus dengue.

Juga telah dilakukan uji awal berupa penelitian open label di beberapa rumah sakit di Jawa Timur (RS Jombang dan RS Petrokimia Gresik) pada penderita DBD dewasa dan anak-anak.

“Hasil penelitian dibagi-bagikan ke RS Jombang dalam bentuk 30 kapsul dan 30 sirup, lalu RS Petrokimia Gresik 20 kapsul dan 20 sirup. Ada yang sukarela mau mencoba,” kata Suprapto.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun jambu biji dapat mempercepat peningkatan jumlah trombosit tanpa disertai efek samping yang berarti, misalnya sembelit. Penelitian open label ini masih perlu dilanjutkan dengan uji klinik untuk membuktikan khasiat dengan evidence based yang lebih kuat.
Pengamatan lain yang sedang dikerjakan dalam penelitian ini adalah pengaruh pemberian ekstrak daun jambu biji terhadap sekresi GM-CSF dan IL-11 untuk mengetahui mekanisme kerjanya pada trombopoiesis. Juga terhadap aktivitas sistem komplemen dan sekresi TNF-Alfa olehmonosit dalam hubungannya dengan mekanisme penurunan permeabilitas pembuluh darah.
Pada tahun 2004 dilakukan uji klinik di RSUD Dr Soetomo Surabaya/FK Unair, yang akan dipimpin oleh Prof Dr dr Sugeng Sugijanto DSA yang dibantu dr M Nasirudin dengan Dr Ugrasena untuk pasien DBD anak dan Prof dr Edy Soewandojo SpPD untuk pasien DBD dewasa.
Badan POM dalam waktu dekat juga akan melakukan kajian-kajian intensif dengan para pakar untuk mendukung tata laksana yang sekarang ini ada. Sampurno optimis karena daun jambu biji bahan bakunya sangat mudah diperoleh dan proses teknologinya sederhana.
(klik link berikut untuk mendapatkan info lain)

daun miyana (Bulu' Nangko)

Daun Miyana (Bulu' Nangko, Iler ; Jawer Kotok; Kentangan)

Manfaat Dan Khasiat Tanaman Hebal Miyana Berserta Penyakitnya

Iler biasa juga disebut miana/jawer kotok/kentangan/ati-ati, yang berkasiat adalah yang daunnya berwarna merah kehitaman. yang berwarna-warni lain cuma untuk hiasan. Bentuk daunnya bulat melancip di ujungnya dan tepinya bergerigi. Tanaman semak ini bisa setinggi manusia. Batangnya segi empat dan mudah patah karena lunak. Batang yang patah itu bisa ditancapkan untuk mendapat tanaman baru.
Nama latin: Coleus atropurpureus Benth.
Nama daerah: Miana; Jawer kotok; Kentangan.
Deskripsi tanaman: Tumbuhan secara liar diladang atau dikebun-kebun bisa digunakan sebagai tanaman hias. Berbatang basah yang tingginya mencapai 1 meter. Daunnya berbentuk segitiga atau bentuk bulat telur dengan warna yang sangat bervariasi dari hijau hingga merah ungu berbulu, dan tepinya beringgit. Bunganya berwarna merah atau putih, ungu atau kuning.
Habitat: Dapat tumbuh liar di ladang-ladang, di kebun-kebun sebagai tanaman hias.
Bagian tanaman yang digunakan: Daun
Kandungan kimia: Lendir; Minyak atsiri; Alkaloid; Flavonoid; Saponin.
Khasiat: Emenagog; Anti bengkak
Nama simplesia: Plectranthi scutellaroidi Folia
Resep tradisional:
Kandungan dan manfaat : Daun iler mengandung minyak atsiri, antara lain karvakrol yang bersifat antibiotik antibiotik, eugenol bersifat menghilangkan nyeri, etil saliailat menghambat iritasi. Selain itu juga mengandung sedikit lendir.
Kegunaan :
  • Ambeien :
  1. Cara I : Cuci 17 helai daun iler dan 7 daun ngokilo. Kupas 3 potong kunyit yang masing-masing sebesar jari lalu memarkan. Semua direbus dengan 6 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Saring. Minum sehari sekali sebanyak segelas. Ramuan ini cukup untuk 3 hari.
  2. Cara II : 17 helai dun iler, 7 helai daun handeuleum (wungu/ungu), 1/2 cangkir daun pegagan/antanan gede, dicuci, dihaluskan. Beri 1/2 gelas air, aduk. Saring dengan kain. Diminum 1x sehari.
  3. Cara III : 17 helai daun iler dicuci, direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Saring. Diminum 1x sehari.
  4. Cara 1V;:Daun iler segar 12 helai; Daun wungu segar 7 helai; Herba pegagan segar 1 genggam secukupnya; Air secukupnya, Dipipis, Diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir. Sembelit pada penderita ambeien:      10 helai daun iler dicuci, direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Diminum 1x sehari.
  • Sembelit:      5 helai daun iler dicuci, direbus dengan segelas air sampai tinggal setengah. Saring dan beri sesendok minyak kacang. Minum sekaligus.
  • Bisul;:      Daun iler dicuci bersih, ulasi dengan minyak kelapa lalu digarang. Hangat-hangat di tempelkan ke bisul.
  • Luka/borok:      Beberapa helai daun iler dicuci, remas-remas sampai keluar cairannya. Tempelkan pada luka. Ganti 3x sehari.
  • Perut mulas:potong akar iler dicuci den direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal stengah. Diminum pagi dan sore, masing-masing 1/2 gelas.
  • Untuk haid terlambat :helai daun iler dicuci, direbus dengan 2 gelas air sampai tinggal setengah. Diminum 1x sehari. Ramuan ini diminum paling banyak 3 hari.
  • Untuk diminum pada hari terakhir haid (membersihkan):      3 helai daun iler dicuci, sekeliling kunyit dicuci, dikupas. Semua dilumatkan sambil diberi sedikit garam. Beri 3 sendok makan air, peras dengan kain./ Cairan itu diberi sesendok teh air jeruk nipis.
  • Sakit mata merah:      Untuk obat minum : 5 helai daun iler dicuci dan direbus dengan segelas air sampai tinggal setengah.Untuk ditempelkan : Daun iler dicuci bersih, agak diremukkan dengan tangan tepi tidak sampai hancur. Lalu tempelkan ke mata yang sakit.
  • Habis bersalin:Daun iler segar 12 helai; Herba jung Rahab (abunya)1 sendok teh; Asam kawak secukupnya; Air secukupnya, Herba jung rahab secukupnya dibakar dan diambil abunya. Ramuan dipipis hingga berbentuk pasta, Ditapalkan di perut.
  • Radang usus:Daun iler segar 12 helai; Bawang merah (disangrai)1 umbi; Rimpang kunyit 2 g; Herb apatikan cina segar 7 g; Menyan madu 1/2 g; Air 110 ml, Dibuat infus atau dipipis, Diminum 2 kali sehari; pagi dan sore; tiap kali minum 100 ml (infus)atau 1/4 cangkir (pipisan).
(klik link berikut untuk info yang lain)